Maap kalo kemaren peserta yang akan mengikuti kegiatan ziarah ke Gua Maria Toho pada tanggal 18 mei 2008, di undang hanya memakai pemberitahuan SMS. Kami sebagai pengurus inti merasakan keterbatasan itu semalam tapi karena banyak kegiatan yang mesti kami persiapkan lagi demi menyelenggarakan program kami selama dua tahun ini, salah satu solusinya ya mengundang teman-teman dengan cara seperti itu. Tapi untuk kedepan kami akan berusaha untuk membuat undangan resmi.
Rapat kemaren malam hanya berkisar satu setengah jam. Dimulai jam 19.00 wib dan berakhir pada pukul 20.30 wib. Agenda yang dibahas antara lain: Persiapan Ziarah ke Gua MAria Toho sekaligus Rekreasi ke Pantai Samudra, Pembahasan Cap OMK, Pembahasan Undangan yang masuk bulan Mei, Tentang Ketentuan Rapat OMK, dan Kegiatan yang akan di gelar bulan Juni mendatang.
Rapat kali ini kami gelar di Gedung Serbaguna Paroki Stellamaris Siantan dikarenakan tidak boleh memakai Sekre OMK sebagai tempat rapat Resmi seperti malam tadi dan kami berharap teman-teman dapat menghargai rapat yang diadakan, tidak keluar masuk, tidak membahas masalah lain yang bukan agenda rapat. Paling tidak jika teman-teman menghargai rapat, kita bisa menghemat waktu rapat dan juga dapat perumusan hasil rapat dengan cara bermusyawarah seperti malam tadi.
RAPAT PERSIAPAN KEBERANGKATAN
TABRAKAN SELESAI MISA SORE
Pada hari minggu, dede dan vincent tidak turut ayah ke kota dengan naik delman dan duduk di muka (perasaan pernah denger lagu itu). Vincent dan dede malah memutuskan untuk mengikuti misa minggu sore di gereja Maria Ratu Pencinta Damai (sebut saja MRPD) setelah pulank dari undangan pernikahan salah satu mantan ketua Orang Muda Katholik paroki siantan periode 2002-2004 yang melangsungkan resepsi pernikahan di Hotel garuda Pontianak. Tidak ada perasaan kepengen ditabrak orang waktu memulai keberangkatan. firasat? oo,gak ada tuh!
"Kami malah sepanjang jalan pergi dan pulank dari misa, ya seperti biasa, bersenda gurau sambil menikmati angin malam.
Mereka hanya memakai satu motor pada malam itu, motornya Bapak vincent pula. Tabrakan terjadi saat perjalanan pulank mereka dari gereja tersebut. Mereka melewati bundaran Matahari Mall, niatnya sih mau lewat Jl.tanjungpura, biar cepat nyampe siantan. Eh, tiba-tiba ada dua pasang muda-mudi yang lumayan jelek nyelonong tanpa menghidupkan lampu sen. Waaa, gedubrakk! gitu kira-kira bunyinya...
Sakit memang, apalagi dede dengan pasrah membiarkan kaki kanannya di timpa motor. vincent hanya mengaku perih-perih dikit...sedangkan motor? mmm,baik-baik saja!
pengendara agak terlihat pucat, dengkul goyang, muka tetap jelek trus ndak ada niat mereka sedikitpun untuk beri pertolongan yang berarti sama vincent, dede dan juga motor....doa dede cuma satu, ya Bapa, semoga korban "kartu AXIS" di Pontianak adalah mereka yang sudah nabrak dede dan vincent di depan Matahari Mall hari minggu malam kemaren. mari kita ucapkan bersama-sama...AMIN!
AXIS? kartu gereja setan kah?
Menurut berita yang saya dengar sebelumnya, akhir bulan ini Natrindo Telepon Seluler (NTS) akan merilis AXIS di Jakarta. Entah terkait dengan launching-nya AXIS di Jakarta atau tidak, belakangan ini tersebar isu tidak sedap mengenai AXIS, yaitu bahwa AXIS adalah kartu setan. Kabar ini menyebar melalui SMS, forum diskusi internet, dan juga komentar-komentar di blog seperti beberapa komentar yang masuk blog ini pada entry ini, salah satunya saya tampilkan berikut.
Guys, Kartu AXIS uda mulai kluar. Uda ada di counter2 HP, uda ada yg jual. JANGAN BELI apalagi di PAKAI. Uda pd tau kan klo itu kartu SETAN??? Jd JANGAN COBA2, Tuhh Kartu PDKG GEREJA SETAN = “SIX-A” Ciri2nya: Sampulnya warna putih,ada garis warna ungu n orange. Posternya banyak angka 60. sebarin ke temen2 km semua. 1 sms selamatkan 1 jiwa. INGAT JANGAN COBA2…!!!! (just fwd)
Entah siapa yang menyebarkan pertama kali isu ini. Ketika AXIS launching di Surabaya dan Bandung, isu seperti ini tidak saya dengar. Hanya masalah model penarifan yang banyak mengandung angka 6 termasuk pembalikan AXIS menjadi "SIX-A", ternyata ada saja yang terkecoh hoax semacam ini dan meneruskan ke orang lain. Kalau ini fitnah, bukannya malah menambah dosa dan menjadi sahabat setan?
Bisa jadi hanya berawal dari "main-main" yang kemudian dianggap serius, atau bisa juga belatar belakang bisnis, takut tersaingi dengan tarif yang diberlakukan AXIS termasuk gratis akses data 100 MB per bulan. Kalau masalahnya persaingan, lawan saja AXIS dengan memberikan gratis akses data 1 GB per bulan dan tarif di bawahnya, sepertinya akan banyak orang yang melirik.
Mengenai angka 6, sebenarnya juga AXIS tidak konsisten, karena akses data gratis 100 MB per bulannya tidak mengandung angka 6 sama sekali, bukan 6 GB atau setidaknya 666 MB per bulan. Kalau ini diwujudkan dan kemudian ada yang menganggap kartu SETAN, wajar saja, kemungkinan orang tersebut memang SEnang interneTAN.
Ibadat Keliling ke 2
menurut pendapatmu, apa yang pantas teman-teman banggakan selain berkumpul dalam kebersamaan dan bergumul dalam iman? nah, kali ini kami akan memastikan dengan seksama sampai dimana sih kepedulian teman-teman dalam mensukseskan kegiatan yang sudah disepakati? mari kita simak kepedulian orang muda katholik dalam aktivitasnya kali ini.
PAGAR SENGKETA
tetangga bisa jadi musuh yang berbahaya. itu yang terjadi pada cerita sengketa pagar pembatas lingkungan gereja paroki stellamaris dengan bengkel disamping gereja yang dimiliki saudara Alung. sebut saja ini suatu peristiwa yang sangat mengulur-ngulur waktu. hal ini sempat mendatangkan kontroversi beberapa kalangan. baik dari kalangan umat paroki, pihak Alung sampai dengan pihak Masyarakat yang mengetahui sengketa tanah gereja tersebut. Hal ini juga telah dipublikasikan oleh
berbagai media lokal dipontianak, diantaranya Ruai TV, Radio Rama, Radio RRI, TVRI Pontianak, Pontianak Post, Equator dan beberapa media lagi yang juga terlibat dalam peliputan sengketa ini.
Beberapakali massa yang terdiri dari berbagai elemen umat paroki membantu proses pembongkaran patok tanah tersebut. Hal ini sempat mengundang polisi patroli untuk datang dan berusaha mengamankan pertikaian dari kedua belah pihak yang bertikai. sangat heboh memang, disaat yang bersamaan diambillah jalan tengah dan di tunjuk beberapa orang penengah yang berpengalaman juga melibatkan kuasa hukum dari alung dan kuasa hukum pihak gereja sendiri. mereka membicarakan hal ini digedung serbaguna paroki stellamaris.
tidak tahu akan yang akan terjadi nantinya, tapi yang pasti kita semua berharap bahwa pihak Alung tidak curang dalam pembagian luas tanah yang telah dipatok oleh Badan Pembangunan Negara (BPN) karena tanah itu sepenuhnya adalah hak paroki stellamaris siantan, menurut Uskup Agung Pontianak sendiri.